bisnis

Indonesia berlakukan bebas visa bagi enam negara Arab Teluk

Warga Saudi tahun lalu menghabiskan Rp 146 triliun untuk pelesiran ke luar negeri. Tujuan favorit mereka adalah Dubai, Uni Emirat Arab.

21 Oktober 2015 10:44

Pemerintah Indonesia kini menerapkan bebas visa bagi warga dari enam negara Arab di Teluk Persia, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman. Seperti kebiasaan internasional, negara-negara itu bakal melakoni kebijakan serupa sebagai balasan.

Ahrul Tsani Fathurrahman, Pelaksana Fungsi Penerangan dan Kebudayaan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, menjelaskan aturan ini berlaku buat kunjungan 30 hari untuk kepentingan resmi pemerintah, pendidikan, bisnis, wisata, transit, atau urusan keluarga. "Ketentuan itu untuk seluruh negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk)," katanya Senin lalu.

Ahrul Tsani bilang keputusan itu untuk mendongkrak industri wisata Indonesia dan meningkatkan kerja sama Indonesia dengan negara-negara Arab Teluk. Indonesia juga sudah menerapkan bebas visa kepada warga negara Yordania dan Libanon.

Dia mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar sejagat ingin memajukan wisata islami. Dia mencontohkan soal turisme syariah di Lombok, dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid.

Warga Saudi tahun lalu menghabiskan 40 miliar riyal atau kini setara Rp 146 triliun untuk pelesiran ke luar negeri. Tujuan favorit mereka adalah Dubai, Uni Emirat Arab.

Menteri Keuangan Bahrain Syekh Ahmad bin Muhammad al-Khalifah. (Arabian Business)

Bahrain akan berlakukan VAT akhir tahun ini

Bahrain bakal kembali mengurangi subsidi atas bahan bakar, makanan, dan jasa.

Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Arab News)

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Arabian Business)

Saudi Arabian Airlines tidak lagi dapat subsidi

Maskapai ini berencana lakoni IPO sebelum akhir 2020.

Sekumpulan unta di sebuah gurun di Yordania. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perusahaan UEA bikin susu unta buat bayi

Bisa dikonsumsi bayi berusia 1-3 tahun, terutama yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi.





comments powered by Disqus