bisnis

Kekayaan aset Arab Saudi terbesar di Timur Tengah

Nilainya Rp 43.914 triliun.

23 Oktober 2015 07:45

Arab Saudi menempati posisi teratas di Timur Tengah soal nilai kekayaan aset telah dibangun - meliputi semua bangunan dan infrastruktur.

Global Built Asset Wealth Index dilansir perusahaan konsultan Arcadis menyebutkan kekayaan aset telah dibangun negara Kabah itu bernilai US$ 3,15 triliun atau kini setara Rp 43.914 triliun. Indeks berisi 32 negara itu disusun berdasarkan data dikumpulkan oleh CEBR (Pusat Riset Ekonomi dan Bisnis).

Untuk kawasan itu, Uni Emirat Arab menyusul di posisi kedua dengan nilai kekayaan aset telah dibangun sebesar US$ 1,33 triliun (Rp 18.541,5 triliun). Lalu diikuti Qatar memiliki kekayaan aset sudah dibangun senilai US$ 450 miliar (Rp 6.117,7 triliun).

Indeks itu menempatkan Cina di tempat teratas secara global dengan kekayaan aset sudah dibangun bernilai US$ 47,6 triliun (Rp 647.122 triliun). Negara Tirai Bambu ini mengambil alih posisi Amerika Serikat dengan nilai kekayaan aset telah dibangun US$ 36,8 triliun (Rp 500.682,4 triliun).

Secara global, Arab Saudi berada di peringkat 17, disusul UEA (25) dan Qatar (31). "Dari perspektif global, Arab Saudi memiliki tingkat pertumbuhan kekayaan aset dibangun tertinggi ketiga di dunia," tulis laporan itu.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus