bisnis

Khamenei larang impor barang dari Amerika

Nilai impor Iran dari Amerika Serikat pada semester pertama tahun ini dilaporkan mencapai Rp 1,9 triliun, sekitar 60 persen lebih tinggi ketimbang periode serupa tahun lalu.

01 November 2015 14:49

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei memperingatkan pihak-pihak berwenang untuk tidak mengimpor barang dari Amerika Serikat, meski nanti sanksi atas negara Mullah itu telah dicabut.

"Pemerintah mesti waspada terhadap impor-impor liar setelah sanksi dicabut dan secara serius menghindari impor barang-barang konsumen dari Amerika Serikat," kata Khamenei, seperti dilansir situs resminya hari ini.

Nilai impor Iran dari Amerika Serikat pada semester pertama tahun ini dilaporkan mencapai US$ 140 juta atau kini setara Rp 1,9 triliun, sekitar 60 persen lebih tinggi ketimbang periode serupa tahun lalu. Impor dari negara Abang Sam itu kebanyakan berupa peralatan kesehatan, makanan, dan benih tanaman.

Khamenei dan kalangan garis keras dalam pemerintahan Iran masih sangat mencurigai Amerika walau sudah tercapai kesepakatan soal nuklir. Mereka memandang impor budaya Barat sebagai ancaman bagi moralitas masyarakat.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus