bisnis

Orang terkaya di Mesir kini pemegang saham terbesar di Adidas

Dengan kekayaan Rp 80,2 triliun, Nasif Sawiris juga termasuk orang paling tajir nomor 240 di dunia.

03 November 2015 16:05

Konglomerat Mesir Nasif Sawiris telah menambah jumlah sahamnya menjadi enam persen di Adidas, menjadikan lelaki 54 tahun ini pemegang saham terbesar di perusahaan ritel pakaian olahraga asal Jerman itu.

Lewat pernyataan tertulis, Bursa Saham Stuttgart menjelaskan salah satu perusahaan investasi milik Sawiris, NNS Holding, sekarang mempunyai 4,3 persen saham di Adidas, sedangkan Sawiris pribadi menguasai 1,7 persen, seperti dilansir Bloomberg dan Wall Street Journal.

Dengan kekayaan US$ 5,9 miliar atau kini setara Rp 80,2 triliun, Nasif Sawiris merupakan orang terkaya di Mesir dan ke-240 di dunia, menurut majalah Forbes.

Dia mengelola Orascom Construction Industries (OCI), cabang dari perusahaan Belanda OCI NV. Dia tahun lalu membangun perusahaan ekuitas Nile Holdings Investments (NHI).

Nasif Sawiris adalah putra bungsu dari Onsi Sawiris. Dia memiliki abang bernama Najib Sawiris, baru-baru ini menghebohkan karena berencana membeli dua pulau untuk menampung pengungsi, dan Samih Sawiris.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus