bisnis

Qatar jual saham mereka di Shell dan British Gas senilai Rp 20,3 triliun

Saham dilepas QIA di British Gas berjumlah 43 juta lembar seharga Rp 11,5 triliun dan 24 juta lembar saham di Shell senilai Rp 8,8 triliun.

22 November 2015 09:02

QIA (Otoritas Investasi Qatar) telah menjual saham mereka di Shell dan British Gas senilai US$ 1,483 miliar atau kini setara Rp 20,3 triliun, seperti dilansir Asy-Syarq Media.

Mengutip sejumlah sumber, Asy-Syarq menulis saham dilepas QIA di British Gas berjumlah 43 juta lembar seharga US$ 840 juta (Rp 11,5 triliun) dan 24 juta lembar saham di Shell senilai US$ 643 juta (Rp 8,8 triliun). Kesepakatan penjualan itu tercapai akhir bulan lalu dan prosesnya dimulai bulan ini.

QIA termasuk pemegang saham utama di Shell, yakni menguasai 4,88 persen. Shell merupakan investor asing terbesar di Qatar, telah menanam modal hingga US$ 21,15 miliar (Rp 289,6 triliun) selama enam tahun terakhir.

Royal Dutch Shell, lebih dikenal dengan nama Shell, adalah salah satu perusahaan minyak terbesar sejagat. Ia merupakan perusahaan minyak multinasional asal Inggris dan Belanda, juga perusahaan energi swasta terbesar kedua di dunia.

British Gas Group adalah perusahaan gas alam cair dari Inggris serta termasuk dalam 20 perusahaan minyak dan gas terbesar di planet ini. Bermarkas di Kota Reading, Inggris, British Gas penghasil minyak dan gas terbesar ketiga di Inggris.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus