bisnis

Bank top asal Sudan buka cabang pertama di luar negeri

Bank of Khartum akan membuka cabang di Bahrain. Diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2016.

13 Desember 2015 03:32

Bank of Khartum (BOK), bank syariah papan atas di Sudan, telah mengumumkan bakal membuka kantor cabang pertama di luar negeri. Kantor cabang di Bahrain itu bakal diberi nama Bank of Khartum International.

Lewat pernyataan tertulis, manajemen bank memperkirakan kantor cabang di Bahrain itu akan beroperasi di kuartal pertama 2016. Nabil Ibrahim at-Tattan telah ditunjuk sebagai Presiden Direktur Bank of Khartum International.

Presiden Direktur BOk Group Fadi Salim al-Faqih bilang pembukaan cabang di Bahrain merupakan tonggak bersejarah bagi Bank of Khartum buat memperluas jangkauan di luar Sudan dan nantinya memperkuat jaringan di kawasan Teluk Persia.

"Kami memilih Kerajaan Bahrain lantaran statusnya sebagai pusat Islam di kawasan Teluk dan Timur Tengah," kata Faqih. Alasan lainnya adalah reputasi Bank Sentral Bahrain memiliki standar aturan dan keterbukaan tertinggi di kawasan itu."

Bank of Khartum sangat istimewa karena ia satu-satunya lembaga keuangan di Sudan tidak masuk dalam daftar sanksi dikeluarkan OFAC (Kantor Kontrol Aset Luar Negeri Amerika Serikat).

Bank of Khartum mempekerjakan lebih dari 1.400 orang dan mengoperasikan 76 kantor cabang. Bank ini juga memiliki jaringan mesin penarik uang tunai terbesar di Sudan, tersebar di lebih dari 200 lokasi.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus