bisnis

Proyek fantastis di Timur Tengah

Saudi bakal membangun gedung terjangkung sejagat dalam proyek Jeddah Kingdom City.

13 Januari 2015 09:03

Negara-negara Arab supertajir di Teluk Persia seperti ingin mewujudkan satu demi satu mimpi mereka seolah tanpa batas. Mereka ingin menjadi pusat perhatian sejagat.

Karena itu, mereka meluncurkan proyek-proyek fantastis dari segi bentuk bangunan dan kualitas. Itu persoalan kecil meski harus menggelontorkan fulus miliaran dolar. Mulai dari proyek Piala Dunia hingga membangun kota-kota baru.

Berikut beberapa proyek raksasa tengah dalam pengerjaan, menurut Ventures Middle East.

Nama proyek: South Obur Project Gambaran: Proyek permukiman dan infrastruktur raksasa di utara Kota Jeddah. Lokasi: Arab Saudi Nilai investasi: US$ 15 miliar (Rp 182,7 triliun)

Nama proyek: Jeddah Kingdom City Gambaran: Menjadi tempat berdirinya calon gedung terjangkung sedunia senilai US$ 1,5 miliar (Rp 18,3 triliun) Lokasi: Arab Saudi Nilai investasi: US$ 27 miliar (Rp 328,9 triliun)

Nama proyek: Riyadh Light Rail Network Gambaran: Jaringan kereta monorel memilik enam jalur dan 85 stasiun sepanjang 175 kilometer. Bakal menjadi jalur monorel terjauh di dunia Lokasi: Arab Saudi Nilai investasi: US$ 23 miliar (Rp 280 triliun)

Nama proyek: King Faisal University di Al-Ahsa Gambaran: Beberapa bagian sudah selesai termasuk kampus sains khusus perempuan. Tiga fakultas lainnya akan dibangun Lokasi: Arab Saudi Nilai investasi: US$ 14, 7 miliar (Rp 179 triliun)

Nama proyek: Qatar World Cup 2022 Gambaran: Pembangunan infrastruktur untuk ajang Piala Dunia, termasuk proyek pembangunan stadia dengan anggaran US$ 16 miliar (Rp 195 triliun) Lokasi: Qatar Nilai investasi: US$ 65 miliar-US$ 200 miliar (Rp 792 triliun-Rp 2.436 triliun)

Nama proyek: Qatar National Rail Scheme Gambaran: Proyek jaringan kereta di Doha dan jalur sejauh 486 kilometer kereta cepat dari Qatar ke Bahrain serta Arab Saudi Lokasi: Qatar Nilai investasi: US$ 62,7 miliar (Rp 788 triliun)

Nama proyek: Proyek permukiman rumah massal Gambaran: Membangun setengah juta rumah baru di seantero negeri Lokasi: Arab Saudi Nilai investasi: US$ 68 miliar (Rp 828,2 triliun)

Nama proyek: Makkah-Madinah Railway Link Gambaran: Jaringan kereta cepat sepanjang 450 kilometer dan diresmikan pada 2015 Lokasi: Arab Saudi Nilai investasi: US$ 13,7 miliar (Rp 167 triliun)

Nama proyek: Dubai Expo 2020 Gambaran: Diperkirakan 25 juta orang mengunjungi Uni Emirat Arab selama enam bulan pameran Lokasi: Uni Emirat Arab Nilai investasi: US$ 8,5 miliar (Rp 103,5 triliun)

Nama proyek: Etihad Rail, Abu Dhabi Gambaran: Proyek dua tahap untuk membangun jaringan kereta sejauh seribu kilometer Lokasi: Uni Emirat Arab Nilai investasi: US$ 11 miliar (Rp 134 triliun)

Nama proyek: Muhammad bin Rasyid City, Dubai Gambaran: Termasuk taman, mal terluas di dunia, hotel, dan fasilitas lainnya. Proyek kota mini ini diperkirakan selesai 2025 Lokasi: Uni Emirat Arab Nilai investasi: US$ 64,7 miliar (Rp 788 triliun)

Nama proyek: Oman Rail Gambaran: Proyek jaringan kereta pertama di Oman. Pengerjaannya dimulai 2015 Lokasi: Oman Nilai investasi: US$ 13 miliar (Rp 158,3 triliun)

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus