bisnis

Pangeran Al-Walid akan bangun sepuluh ribu rumah murah di Mesir

Orang terkaya di dunia Arab ini juga menyumbangkan 40.468.564 meter persegi tanah di Toshka, daerah pertanian di selatan Mesir.

23 Desember 2015 11:02

Orang paling tajir di dunia Arab Pangeran Al-Walid bin Talal telah meneken kesepakatan dengan sebuah yayasan di Mesir, Misr al-Khair, untuk membangun sepuluh ribu rumah murah di negara Nil itu dalam satu dasawarsa mendatang.

Proyek ini senilai US$ 225 juta atau kini setara Rp 3,1 triliun dan lembaga amal kepunyaan Pangeran Al-Walid, Alwaleed Philanthropies, akan menyumbangkan dana US$ 109 juta (Rp 1,5 triliun) buat proyek rumah murah itu.

Lewat pernyataan tertulis, Alwaleed Philanthropies menjelaskan saban tahun akan dibangun sekitar seribu rumah. Proyek ini berlokasi di semua provinsi di Mesir, kecuali Kairo, Sena Utara, dan Sena Selatan.

Alwaleed Philanthropies dan Yayasan Misr al-Khair bakal mengumumkan syarat-syarat siapa berhak memiliki rumah murah itu.

Selain itu, Pangeran Al-Walid, konglomerat asal Arab Saudi, juga mendonasikan 40.468.564 meter persegi tanah di Toshka, daerah pertanian di selatan Mesir. "Sebagai hadiah untuk meningkatkan taraf kehidupan banyak rakyat Mesir," kata Alwaleed Philanthropies.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus