bisnis

Saudi Aramco akan bangun kompleks industri gas terbesar di dunia

Proyek baru itu nantinya memasok 20 ribu metrik ton oksigen dan 55 ribu metrik ton nitrogen ke kilang Jazan selama 20 tahun.

29 Desember 2015 12:17

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi, berencana membangun kompleks industri gas terbesar di dunia. Proyek senilai US$ 2,1 miliar atau kini setara Rp 28,8 triliun ini berlokasi di Provinsi Jazan, barat daya Arab Saudi.

Proyek baru itu nantinya memasok 20 ribu metrik ton oksigen dan 55 ribu metrik ton nitrogen ke kilang Jazan selama 20 tahun.

Kapasitas kilang baru di Jazan, bakal mulai beroperasi pada 2017, ini bisa 400 ribu barel minyak sehari, terintegrasi dengan pembangkit listrik berkapasitas produksi 3.700 megawatt.

Bos the Arabian Company for Water and Power Development (ACWA) Muhammad Abu Nayan bilang proyek itu mengisyaratkan kekuatan ekonomi Saudi dan kerja sama pemerintah-swasta.

Aramco telah menunjuk ACWA sebagai pelaksana proyek pembangunan kompleks gas terbesar sejagat itu. ACWA menggandeng perusahaan the Air Products and Chemicals, terdaftar di bursa saham New York, Amerika Serikat, dengan pembiayaan secara syariah.

Sepuluh bank internasional dan nasional akan ikut mendanai sebagian dana proyek, yakni US$ 1,8 miliar.

Lima bank Arab Saudi terlibat dalam proyek itu adalah Banque Saudi Fransi, Samba Financial Group, Al-Inma Bank, Saudi British Bank, dan the National Commercial Bank.

Sedangkan bank asingnya yaitu Mizuho Bank Ltd., Societé Generale, Sumitomo Mitsui Bank, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd., dan First Gulf Bank PJSC.

Menurut kontrak kerja sama, ACWA Holding akan memiliki 75 persen saham dalam proyek itu dan sisanya kepunyaan Air Products.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus