bisnis

Konglomerat UEA bakal jadi produser film Hollywood

Khalaf Ahmad al-Habtur tengah mempersiapkan dua film Hollywood.

18 Februari 2015 11:17

Pengusaha papan atas asal Uni Emirat Arab (UEA) Khalaf Ahmad al-Habtur kemarin mengungkapkan rencananya menjadi produser film Hollywood.

Pemilik Grup Al-Habtur ini bilang dia tengah dalam tahap pra produksi dua film Hollywood. Tapi dia menolak menjelaskan lebih lanjut soal itu. "Kami telah bekerja sama dengan mereka untuk beberapa waktu dan kami sangat yakin akan diterima dengan baik," katanya.

Keputusan Al-Habtur ini bakal mengikuti jejak Image Nation, perusahaan film berkantor pusat di Ibu Kota Abu Dhabi, UEA, telah membangun sebuah reputasi setelah memproduksi film-film Hollywood diperankan aktor dan aktris kelas wahid. Termasuk The Help dan Contagion, dibintangi oleh aktor Matt Damon.

Al-Habtur mengatakan dia akan segera melawat ke Mesir bersama tim ahli buat mencari pemain-pemain berbakat Mesir dalam industri film. "Mesir tersohor akan industri filmnya, jadi kami akan mempertimbangkan aktor dan aktris Mesir buat pelbagai peran," ujarnya.

Dia juga bakal mengunjungi the American University in Cairo (AUC). Di sana dia akan mengumumkan proyek sumbangan barunya. Al-Habtur memang dikenal sebagai donatur utama kampus itu. Lima tahun lalu dia menyumbang sebuah stadion sepak bola dan stadion atletik.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus