bisnis

190 bangunan pencakar langit dibangun di Dubai dalam 15 tahun

Pada 2014 terdapat 97 bangunan setinggi 200 meter atau lebih dibangun di seluruh dunia, dengan total ketinggian 23.333 meter.

05 Januari 2016 10:00

Hampir 190 bangunan pencakar langit, termasuk Burj Khalifah, telah dibangun di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, selama 2000-2015. Dalam periode serupa, hanya 23 gedung pencakar langit didirikan di Ibu Kota London, Inggris.

Cina tidak mau kalah. Negara Tirai Bambu ini akan memiliki 800 bangunan setinggi di atas 152 meter hingga akhir tahun ini.

Ahli properti Paul Philipp Hermann bilang gedung-gedung jangkung kian tersohor karena urbanisasi kian berkembang di dunia. "Pembangunan gedung-gedung pencakar langit ini untuk menjawab masalah kelangkaan lahan, kepadatan penduduk, suplai versus permintaan, dan kurangnya ruang perkantoran, semua tergabung dalam satu bangunan," kata pendiri situs Lamudi ini.

Mark Lavery, direktur BuroHappold Engineering, perusahaan konsultasi konstruksi berkantor di Dubai, menjelaskan tren kian berkembangnya pembangunan menara-menara jangkung di Timur Tengah dimulai sekitar 2005 atau 2006. "Saya tidak melihat kecenderungan ini bakal berhenti, mungkin akan melambat," ujarnya.

Dia menambahkan akan ada banyak bangunan tinggi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. "Kami mempunyai proyek sebuah menara di Kuwait dan satu gedung pencakar langit di Abu Dhabi (Uni Emirat Arab)," tuturnya.

Dean McGrail, direktur properti dan gedung di WSP Parsons Brinckerhoff cabang Timur Tengah, mengiyakan pasar bangunan jangkung sedang meledak. "Saya memperkirakan hingga 2050, 70 persen penduduk dunia tinggal di perkotaan. Jadi permintaan atas gedung-gedung pencakar langit meningkat."

Menurut the Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), pada 2014 terdapat 97 bangunan setinggi 200 meter atau lebih dibangun di seluruh dunia, dengan total ketinggian 23.333 meter. Ini memecahkan rekor pada 2011, yakni ada 81 gedung pencakar langit dengan jumlah ketinggian 19.852 meter.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus