bisnis

Iran larang semua impor dari Arab Saudi

Teheran juga melarang warganya melaksanakan umrah.

07 Januari 2016 22:56

Konflik Arab Saudi dan Iran kian keruh. Rapat kabinet dipimpin Presiden Hasan Rouhani hari ini memutuskan melarang semua impor dari Arab Saudi, seperti dilansir kantor berita resmi IRNA.

Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Arab Saudi sebelumnya menyerukan kepada konsumen dan pebisnis di negara Kabah itu untuk memboikot semua barang asal Iran.

Teheran juga melarang warganya melaksanakan umrah ke Makkah. Larangan ini pertama kali diterapkan April tahun lalu lantaran kasus dua jamaah lelaki asal negara Persia itu dilecehkan petugas di Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, saat mau pulang.

Nilai perdagangan antara Arab Saudi dan Iran kecil dibandingkan ukuran perekonomian kedua negara. Namun puluhan ribu jamaah dari Iran saban tahun melaksanakan umrah, di luar ibadah haji.

Hubungan Arab Saudi dan Iran memburuk setelah negara Kabah itu Sabtu pekan lalu mengeksekusi mati ulama Syiah Syekh Nimr Baqir an-Nimr bareng 46 orang lainnya. Mereka divonis hukuman mati atas dakwaan terlibat kegiatan terorisme.

Sehari kemudian, setelah kedutaannya diserbu pengunjuk rasa, Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran. Kisruh kian keruh setelah Arab Saudi menghentikan hubungan dagang dan jalur penerbangan kedua negara.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus