bisnis

Dongkrak wisata religius, Saudi akan genjot modernisasi Makkah dan Madinah

Dr Irfan al-Alawi bilang proyek modernisasi itu telah melenyapkan 98 persen tempat bersejarah di Makkah dan Madinah.

08 Januari 2016 11:53

Arab Saudi bakal menggenjot modernisasi di Makkah dan Madinah untuk mendongkrak wisata religius, sebagai sumber pendapatan alternatif di luar minyak.

"Kami akan memperluas wisata religius, seperti meningkatkan jumlah pelancong dan peziarah ke Makkah dan Madinah bakal memberi nilai tambah bagi tanah-tanah milik negara di kedua kota itu," kata Wakil Putera Mahkota sekaligus Ketua Dewan Kebijakan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dalam wawancara khusus dengan majalah the Economist Senin lalu.

Arab Saudi tahun ini menargetkan mengeluarkan 1,25 juta visa umrah saban bulan di luar Ramadan dan musim haji. Tiap tahun negara Kabah ini kebanjiran sekitar tiga juta orang berhaji dan di bulan Ramadan tahun lalu saja ada 26 juta jamaah berumrah.

Dia mencontohkan di Kota Makkah saat ini terdapat tanah milik negara seluas empat juta meter persegi dan tidak diberdayakan.

Namun proyek modernisasi di dua kota suci itu telah mendapat banyak kritikan dan kecaman karena merusak peninggalan sejarah. Selain itu, mengurangi kesakralan Makkah dan Madinah.

Ahli sejarah Makkkah kelahiran kota suci itu, Dr Irfan al-Alawi, bilang proyek modernisasi itu telah melenyapkan 98 persen tempat bersejarah di Makkah dan Madinah.

"Sebenarnya semua wilayah di Makkah adalah tanah haram dan sangat sakral. Tapi sekarang kita merasakan kesakralan itu hanya di dalam Masjid Al-Haram dan di dekat Kabah," kata Alawi, Direktur Eksekutif the Islamic Heritage Research Foundation, berkantor di Ibu Kota London, Inggris, dalam wawancara khusus dengan Albalad.co awal tahun lalu. "Ketika kita keluar dari masjid, rasanya seperti kembali ke kehidupan dunia belaka layaknya Las Vegas."

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus