bisnis

Pelesiran dengan koper cerdas berjalan sendiri

Perusahaan rintisan asal Israel NUA Robotics menciptakan prototipe koper berjalan sendiri mengikuti ke mana saja pemiliknya pergi.

10 Januari 2016 21:15

Perusahaan rintisan asal Israel NUA Robotics telah menciptakan sebuah prototipe koper pintar, menggunakan teknologi Bluetooth dan tersambung dengan sebuah aplikasi telepon seluler cerdas bisa mengetahui lokasi pemiliknya dan berjalan mengikuti sang pemilik.

Koper canggih ini juga dilengkapi alarm antipencuri, sebuah terminal USB untuk pengisian batere peralatan elektronik saat sedang berjalan, dan bisa mengirim data sesuai waktu saat itu, termasuk berat dan lokasi ke aplikasi.

"Barang apa saja bisa menjadi pintar dan robotik," kata pendiri sekaligus Presiden Direktur NUA Robotics Alex Libman kepada Mashable Kamis lalu. "Kami ingin membawa teknologi robot dalam kehidupan saban hari."

NUA menunjukkan koper cerdas rancangannya dalam pameran elektronik di Kota Las Vegas, Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat, pekan lalu. Perusahaan berkantor di Yerusalem ini berharap koper cerdas itu bisa diproduksi massal dalam setahun.

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus