bisnis

Arab Saudi naikkan tarif air dan listrik mulai hari ini

Detail tarif baru itu belum diumumkan.

11 Januari 2016 08:29

Kementerian Air dan Listrik Arab Saudi mulai hari ini menerapkan tarif baru atas layanan air dan listrik. Namun berapa kenaikan itu belum ada penjelasan.

Pengumuman kenaikan tarif dua layanan itu diumumkan Menteri Air dan Listrik Abdullah al-Husayin dua pekan lalu, bersamaan dengan keputusan kabinet menaikkan harga bensin.

Sejumlah sumber mengungkapkan tagihan akan dikeluarkan saban bulan, bukan tiga bulan seperti sebelumnya. Hal ini buat mengurangi beban pelanggan.

Bagi pelanggan mengonsumsi air kurang dari 30 meter kubik sebulan cuma mesti membayar 24 riyal atau kini setara Rp 89 ribu.

Defisit anggaran lantaran melorotnya harga minyak mentah global memaksa Arab Saudi mencabut subsidi atas beragam layanan publik.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Utang pemerintah Saudi tahun ini diperkirakan mencapai Rp 3.430 triliun

Jadwa Investment Company memprediksi Saudi tahun ini mengalami defisit sebesar Rp 1.805 triliun atau 15,7 persen dari produk domestik brutonya.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Penurunan cadangan devisa Saudi tercepat dalam 19 tahun

Saudi memproyeksikan defisit US$ 50 miliar tahun ini atau 6,4 persen dari produk domestik bruto (PDB), lebih tinggi ketimbang defisit tahun lalu sebesar US$ 35 miliar.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.





comments powered by Disqus