bisnis

Dealer Rolls-Royce Abu Dhabi raih penjualan terbanyak di dunia

Dibanding pabrikan lain, penjualan Rolls-Royce di Timur Tengah untuk mobil seharga di atas Rp 3 miliar terbanyak tahun lalu.

13 Januari 2016 17:32

Rolls-Royce Motor Cars mengumumkan dealernya di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sepanjang 2015 meraih penjualan terbanyak di dunia untuk tiga tahun berurutan. Dealer di Abu Dhabi juga ruang pamer Rolls-Royce terbesar sejagat.

Tiga dealer lainnya di Timur Tengah, yakni Arab Saudi (Muhammad Yusuf Naghi Motors), Dubai (AGMC), dan Doha (Rolls-Royce Motor Cars Doha) juga masuk dalam daftar lima dealer Rolls-Royce dengan jumlah penjualan terbesar sejagat.

Penjualan Rolls-Royce di Doha naik 21 persen, disusul Oman (11 persen), dan Kuwait (6 persen).

Secara global, selama tahun lalu terjual 3.785 mobil Rolls-Royce, rekor penjualan terbesar dalam 112 tahun usia pabrikan ini. Seperempat dari total penjualan itu di Timur Tengah.

Meningkatnya penjualan didorong oleh meroketnya pesanan tipe Ghost dan Wraith di semua kawasan, namun di seluruh dunia jenis Phantom masih tetap produk Rolls-Royce terlaris.

Dibanding pabrikan lain, penjualan Rolls-Royce di Timur Tengah untuk mobil seharga di atas US$ 216.510 atau kini setara Rp 3 miliar terbanyak tahun lalu.

"Empat dealer di Timur Tengah adalah yang paling sukses di dunia," kata Bret Soso, Direktur Rolls-Royce untuk Timur Tengah, Afrika, Asia Tengah, dan Amerika Selatan. "Kami masih percaya pertumbuhan dan potensi di kawasan itu (Timur Tengah), kami berharap menambah rekor lagi tahun berikutnya."

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perlu empat tahun bagi Emirates buat melayani kembali semua rutenya

Emirates, terbang ke 157 kota di 83 negara sebelum ada pandemi Covid-19, memarkir semua pesawat penumpangnya Maret lalu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.





comments powered by Disqus