bisnis

Pemerintah Arab Saudi tetap mayoritas bila saham Saudi Aramco jadi dijual

Program privatisasi dan reformasi ekonomi berskala luas dijalankan pemerintah sebagai dua faktor pendorong lahirnya gagasan untuk menjual saham Aramco.

14 Januari 2016 11:01

Presiden Direktur Saudi Aramco Amin Nasir menegaskan pemerintah Arab Saudi tetap bakal menjadi mayoritas bila rencana penjualan saham Saudi Aramco jadi dilaksanakan.

Aramco, perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia, memiliki cadangan minyak mentah sekitar 265 miliar barel atau 15 persen dari total cadangan sejagat.

Bila rencana IPO (penjualan perdana saham) terlaksana, para pengamat memperkirakan Saudi Aramco akan menjadi perusahaan pertama senilai US$ 1 triliun terdaftar di bursa saham.

"Sejumlah pilihan tengah dipertimbangkan, termasuk soal berapa persen saham bakal dilepas, dengan pemerintah tetap sebagai mayoritas," tulis Amin Nasir dalam sebuah surat dilansir the Arabian Sun, majalah mingguan milik Aramco. "Juga opsi untuk menjual sekelompok anak perusahaan."

Nasir, juga memimpin komite buat mengawasi proses penjualan saham Aramco, bilang program privatisasi dan reformasi ekonomi berskala luas dijalankan pemerintah sebagai dua faktor pendorong lahirnya gagasan untuk menjual saham Aramco.

Wakil Putera Mahkota sekaligus Ketua Dewan Kebijakan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengisyaratkan rencana penjualan saham Aramco dalam wawancara khusus dengan majalah the Economist dilansir Kamis pekan lalu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Banjir peminat, nilai tawaran atas saham Aramco sudah capai angka Rp 624 triliun

IPO Aramco akan dilakukan pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi (Tadawul).





comments powered by Disqus