bisnis

Kekayaan Pangeran Al-Walid turun US$ 3,4 miliar sejak awal tahun ini

Jeff Bezos, pemilik Amazon, menjadi konglomerat paling banyak turun kekayaannya, yakni US$ 8 miliar.

14 Januari 2016 11:04

Kekayaan konglomerat asal Arab Saudi sekaligus orang paling tajir di Timur Tengah Pangeran Al-Walid bin Talal turun US$ 3,4 miliar atau kini setara Rp 47,4 triliun sejak permulaan tahun ini.

Pendiri Kingdom Holding Company ini termasuk dalam 90 orang terkaya di dunia kehilangan hartanya paling sedikit US$ 1 miliar sejak awal 2016, karena pasar saham dunia terus rontok, buruknya perekonomian Cina, dan melorotnya harga minyak mentah dunia.

Berdasarkan Billionaire Index bikinan Bloomberg, Pangeran Al-Walid rugi US$ 3,4 miliar atau 13,7 persen dari total kekayaannya, kini berjumlah US$ 21,5 miliar. Dalam 24 jam terakhir saja, harta keponakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini turun US$ 132,9 juta.

Dalam dua pekan pertama Januari 2016, Jeff Bezos, pemilik Amazon, menjadi konglomerat paling banyak turun kekayaannya, yakni US$ 8 miliar. Disusul Wang Jianlin, pemilik konglomerasi Dalian Wanda Group, hartanya melorot US$ 5,8 miliar, Bill Gates (US$ 5,6 miliar), Carlon Slim (US$ 5,6 miliar), dan Mark Zuckerberg (US$ 4 miliar).

Konglomerat asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Pangeran Al-Walid cari pinjaman sebesar Rp 13 triliun

Konglomerat ritel fesyen, Fawaz Abdul Aziz al-Hokair - dibebaskan bareng Pangeran Al-Walid - juga mencari pinjaman senilai Rp 29,3 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid jual sahamnya di Hotel Four Seasons Damaskus

Pangeran Al-Walid menjual sahamnya di Hotel Fur Seasons Beirut senilai Rp 1,4-1,6 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal di ruang kerjanya di gedung Kingdom Tower, Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid kembali bekerja setelah dibebaskan dari tahanan

Tidak diketahui berapa harga dibayar Pangeran Al-Walid untuk menebus kebebasannya.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Arab News)

Direktur keuangan di perusahaan milik Pangeran Al-Walid berhenti

Muhammad Fakhri sudah lima tahun bekerja di Kingdom Holding Company.





comments powered by Disqus