bisnis

Oman siap kurangi produksi minyak buat stabilkan harga

Oman menghasilkan hampir sejuta barel minyak sehari.

18 Januari 2016 21:04

Menteri Perminyakan Iran Muhammad bin Hamad ar-Rumhi hari ini bilang negaranya siap mengurangi produksi minyak lima hingga sepuluh persen untuk menstabilkan harga pasaran minyak mentah global.

"Oman siap mengurangi 5-10 persen, saya pikir inilah kita butuhkan...itulah gagasannya dan semua negara pengekspor minyak mesti melakoni hal serupa," katanya kepada wartawan saat ditanya soal pembahasan antara OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan negara pengekspor minyak non-OPEC soal harga minyak global.

Harga minyak dunia menukik di bawah US$ 30 per barel, terendah sejak 2003. Melorotnya harga emas hitam ini dipicu oleh keputusan OPEC tahun lalu menolak memotong produksinya.

Rumhi mengatakan Oman menghasilkan hampir sejuta barel minyak sehari. Dia tidak berharap produksi dinaikkan tahun ini.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Lobi Putin dan kesepakatan OPEC

Indonesia membekukan keanggotaannya di OPEC.

Khalid al-Falih, Chairman Saudi Aramco sekaligus Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi. (Arab News)

OPEC sepakati pengurangan produksi minyak

Kesepakatan ini berlaku mulai Januari 2017.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali an-Naimi. (BBC)

Arab Saudi dan Rusia sepakat tetapkan batas produksi minyak

Level produksi Januari tahun ini menjadi batas produksi selanjutnya.

Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad as-Sabah. (The Iran Project)

Kuwait prediksi defisit melonjak hampir 50 persen

Kementerian Keuangan memperkirakan pendapatan negara sebesar 7,4 miliar dinar dan belanja 18,9 miliar dinar.





comments powered by Disqus