bisnis

Emirates menjadi merek paling dipercaya di UEA

Tujuh merek teknologi masuk dalam daftar sepuluh merek terbaik di UEA.

23 Januari 2016 01:58

Emirates Airline terpilih sebagai merek paling dipercaya masyarakat Uni Emirat Arab (UEA), menurut the 2015 BestBrand Rankings dilansir perusahaan riset pasar YouGov.

Penelitian ini dilakukan terhadap lebih dari 400 merek di UEA. Hasilnya, maskapai berkantor pusat di Kota Dubai itu menduduki posisi nomor wahid berdasarkan pandangan konsumen sepanjang tahun lalu.

Setelah menaklukkan Samsung di semester pertama 2015, Emirates terus melanjutkan tren positifnya sepanjang tahun. Hingga akhirnya terpilih sebagai merek terbaik, pertama sejak 2013.

Emirates mampu menggaet perhatian konsumen lewat bintang iklannya, aktris Hollywood Jenifer Aniston. Bahkan iklan komersial Aniston itu sebagai duta besar Emirates populer di media sosial.

YouGov menjelaskan merek teknologi terus menanjak dalam empat tahun belakangan. Pada 2012 dan 2013 ada tiga merek teknologi masuk dalam daftar sepuluh besar merek paling dipercaya di UEA, lima merek di 2014, dan tujuh merek tahun lalu.

"Dengan tujuh dari 10 peringkat teratas sekarang diambil oleh merek-merek teknologi di UEA, the BestBrand Rankings menggambarkan kemampuan media digital untuk menggaet konsumen di dunia Arab," kata Direktur Pelaksana YouGov MENA Kailash Nagdev.

Berikut daftar sepuluh merek terbaik di UEA:

Emirates Airline YouTube Apple Samsung Google Facebook iPhone WhatsApp Etihad Airways Emaar

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Chairman Emirates bilang perlu 18 bulan bagi industri penerbangan kembali normal

Dalam tahun fiskal berakhir Maret lalu, Emirates meraup laba bersih US$ 288 juta, meningkat dari 237 juta di tahun sebelumnya.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates hentikan semua penerbangan penumpang mulai 25 Maret

Tidak ada pemecatan karyawan, hanya gaji pokok dipotong untuk tiga bulan ke depan.

Penandatanganan nota kesepahaman soal pembelian 36 pesawat A380 antara Emirates Airline dan Airbus pada 18 Januari 2018 di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/@emirates)

Emirates pesan 36 A380 seharga US$ 16 miliar

"Jujur saja, kalau kami tidak mencapai kesepakatan dengan Emirates, tidak ada pilihan selain menghentikan produksi A380," ujar Leahy.

Pesawat Emirates Airline dan Flydubai di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tunisia izinkan Emirates beroperasi lagi

Tunisia menghentikan semua penerbangan maskapai asal Kota Dubai tersebut sehari sebelum Natal bulan lalu





comments powered by Disqus