bisnis

IPO Saudi Aramco tidak akan cakup cadangan minyak

Falih bilang IPO Saudi Aramco bisa dilakukan di bursa saham lokal atau internasional.

24 Januari 2016 14:04

Chairman Saudi Aramco Khalid al-Falih memastikan rencana IPO (penjualan saham perdana) perusahaan minyak dan gas terbesar sejagat itu tidak bakal mencakup cadangan minyak.

"Cadangan minyak tidak akan dijual, namun kemampuan perusahaan untuk memproduksi dari cadangan tengah dipelajari," kata Falih dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi berita Al-Arabiya, di sela pertemuan Frum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. "Cadangan minyak adalah milik negara."

Sejumlah sumber mengungkapkan IPO ini akan meliputi anak-anak perusahaan Saudi Aramco, termasuk perusahaan kilang patungan dengan asing. Namun dipastikan penjualan saham itu tetap menjadikan Arab Saudi sebagai pemegang mayoritas.

Falih bilang IPO Saudi Aramco bisa dilakukan di bursa saham lokal atau internasional.

Jika IPO itu terlaksana, Saudi Aramco diperkirakan menjadi perusahaan pertama bernilai US$ 1 triliun terdaftar di bursa.

Saudi Aramco kini menguasai cadangan minyak sekitar 265 miliar barel atau 15 persen dari total cadangan minyak dunia.

Rencana IPO Saudi Aramco ini pertama kali diisyaratkan Wakil Putera Mahkota sekaligus Ketua Dewan Kebijakan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dalam wawancara khusus dengan majalah the Economist awal bulan ini.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.





comments powered by Disqus