bisnis

Qatar kebanjiran hampir tiga juta turis asing tahun lalu

Sektor wisata tahun lalu menyumbang US$ 3,7 miliar bagi devisa Qatar.

25 Januari 2016 08:50

Hampir tiga juta pelancong asing pelesiran ke Qatar tahun lalu, menurut laporan tahunan dilansir QTA (Otoritas Turisme Qatar).

QTA menyebut sebanyak 2,93 juta wisatawan asing ke negara terkaya di dunia itu untuk liburan, bisnis, dan kepentingan pribadi. Jumlah ini naik hampir empat persen dibanding 2014.

"Laporan ini menunjukkan meski perkembangan global juga merugikan sektor turisme, Qatar telah menunjukkan fleksibilitas sebagai tujuan wisata tengah tumbuh dengan naiknya jumlah kunjungan dan tingkat okupansi hotel," kata QTA.

Melorotnya harga minyak mentah global memaksa negara-negara Arab Teluk, termasuk Qatar, mencari akternatif sumber pendapatan negara di luar minyak. Pendapatan dari emas hitam itu selama ini menyumbangkan lebih dari setengah total produk domestik bruto mereka.

Jumlah pengunjung terbesar ke Qatar, yakni 855 ribu orang dari Arab Saudi. Disusul India (375 ribu) dan Inggris (135 ribu). Pelancong asal Cina dan Prancis meningkat.

QTA menjelaskan sektor wisata tahun lalu menyumbang US$ 3,7 miliar bagi devisa negara, sekitar dua persen dari total produk domestik bruto. QTA memperkirakan paling lambat 2030 akan ada sembilan juta pengunjung ke Qatar saban tahun.

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus