bisnis

Lulu Group termasuk ritel dengan pertumbuhan tercepat di dunia

"Dalam dua tahun ke depan sangat penting bagi kami karena kami memasuki pasar baru di Mesir, Malaysia, Indonesia," kata Yusuf Ali.

26 Januari 2016 01:54

Konglomerasi EMKE Group dari Uni Emirat Arab (UEA), perusahaan induk dari jaringan ritel Lulu, termasuk ritel dengan pertumbuhan tercepat di dunia dalam lima tahun terakhir.

Perusahaan - baru-baru ini mengumumkan rencana ekspansi di Arab Saudi, Mesir, dan Bahrain - tahun lalu diperkirakan meraup pendapatan US$ 5,8 miliar, menurut laporan tahunan berjudul Global Powers of Retailing dilansir Deloitte, perusahaan konsultan dan audit berkantor pusat di Kota New York, Amerika Serikat.

Dalam laporan berisi 250 jaringan ritel terbesar di dunia itu, EMKE menempati peringkat ke-165 berdasarkan tahun fiskal 2014. Sedangkan ritel asal UEA lainnya, Futtaim Group, di posisi 172 dengan pendapatan US$ 5,6 miliar.

Walmart, raksasa ritel asal Amerika Serikat, memuncaki daftar dengan pendapatan US$ 485 miliar pada 2014. Disusul Costco Wholesale Corporation dan The Kroger Co.

Lulu juga berada di ranking ke-25 sebagai ritel dengan pertumbuhan tercepat, dilihat dari pendapatan perusahaan selama 2009-2014.

Lulu saat ini memiliki 121 hipermarkert dan supermarket di seantero Timur Tengah dan India. Mereka menggelontorkan dana hampir US$ 1,7 miliar untuk investasi besar-besaran di Mesir, Bahrain, Arab Saudi, India, Indonesia, dan Malaysia.

"Saya sangat yakin terhadap pasar ritel regional dan seperti di masa lalu, kami tidak akan melambatkan rencana ekspansi," Chairman Lulu Group Yusuf Ali. "Dalam dua tahun ke depan sangat penting bagi kami karena kami memasuki pasar baru di Mesir, Malaysia, Indonesia dan memperkuat kehadiran kami di kawasan Teluk serta India."

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus