bisnis

CEO Saudi Aramco perkirakan harga minyak menanjak akhir tahun ini

Minyak tetap menjadi sumber energi utama pada 2040. Disusul gas dan batu bara.

27 Januari 2016 12:03

CEO Saudi Aramco Amin Nasir kemarin memperkirakan harga minyak mentah global menanjak mulai akhir tahun ini.

Berbicara di Global Competitiveness Forum, dia bilang ada sejumlah indikasi menunjukkan perbedaan antara pasokan dan permintaan mulai berkurang sehingga harga bisa naik. Namun Nasir tidak mau memberikan angka perkiraan. "Prediksi kami bakal ada kenaikan tapi tidak akan kembali ke angka US$ 100 per barel seperti dua tahun lalu," katanya.

Harga minyak mentah Brent di London kemarin dijual US$ 31,13 tiap barel. Harga emas hitam ini anjlok 60 persen dalam 18 bulan belakangan.

Di lain pihak, Exxon Mobil, perusahaan minyak dan gas swasta terbesar sejagat, menjelaskan minyak bakal tetap menjadi sumber energi utama pada 2040. Disusul gas dan batu bara di posisi ketiga. "Exxon Mobil menggunakan pandangan ke depan untuk membangun strategi bisnis buat mendukung keputusan investasi miliran dolar," ujar kepala strategi Exxon Mobil William Colton.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.





comments powered by Disqus