bisnis

Investor Timur Tengah gelontorkan US$ 5,2 miliar beli hotel-hotel di Eropa

Hotel-hotel di Inggris paling banyak menerima dana investasi dari Timur Tengah, yakni US$ 3,87 miliar.

31 Januari 2016 22:38

Para investor dari Timur Tengah menggelontorkan fulus US$ 5,22 miliar untuk membeli hotel-hotel di Eropa dalam dua tahun terakhir, menurut perusahaan konsultasi real estat CBRE.

Laporan CRBE bertajuk Check In itu menyebutkan hotel-hotel di Inggris paling banyak menerima dana investasi dari Timur Tengah, yakni US$ 3,87 miliar. Duit itu diinvestasikan di banyak aset seperti Maybourne Hotels Group, mencakup hotel the Connaught, the Berkeley, dan Claridge di Ibu Kota London.

Italia menyusul dengan dana investasi dari Timur Tengah berjumlah US$ 617 juta. Kemudian Prancis sebesar US$ 613 juta, termasuk membeli Hotel the Intercontinental Paris Le Grand.

Laporan itu menemukan total volume investasi hotel di Eropa tahun lalu naik tiga kali lipat. CRBE menilai kecenderungan investor untuk terus menanamkan modal di hotel-hotel di Benua Biru bakal berlanjut.

CRBE menekankan para investor dari Uni Emirat Arab (UEA) sangat kesengsem dengan budaya, warisan, dan nilai arsitektur kaya di Eropa Tengah. Sebagai contoh, konglomerasi asal UEA Al-Habtur Group membeli InterContinental Budapest pada 2014.

Rute penerbangan langsung baru diresmikan dari Dubai (UEA) dan Doha (Qatar) ke Ibu Kota Budapest, Hungaria, bisa memompa kucuran fulus investor Arab ke hotel-hotel di sepanjang tepian Sungai Danube.

"Kami melihat ada kenaikan tetap dari ketertarikan para investor Timur Tengah terhadap aset-aset kelas atas dan menjadi lambang kesuksesan dengan sejumlah transaksi terjadi selama 18 bulan belakangan," kata Catherine Rawanduz, kepala riset hotel CRBE untuk Prancis, Belgia, Luksemburg, dan Swiss. "Keluarga-keluarga Arab supertajir dan perusahaan dana investasi dari Qatar memimpin."

Misalnya Qatar Airways, mengambil alih Sheraton Skyline, hotel bintang empat di Bandar Udara Internasional Heathrow (London) pada Maret 2015. Anak usaha Qatar Airways juga membeli Hotel Novotel Edinburgh Park di Skotlandia.

Menteri Keuangan Bahrain Syekh Ahmad bin Muhammad al-Khalifah. (Arabian Business)

Bahrain akan berlakukan VAT akhir tahun ini

Bahrain bakal kembali mengurangi subsidi atas bahan bakar, makanan, dan jasa.

Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Arab News)

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Arabian Business)

Saudi Arabian Airlines tidak lagi dapat subsidi

Maskapai ini berencana lakoni IPO sebelum akhir 2020.

Sekumpulan unta di sebuah gurun di Yordania. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perusahaan UEA bikin susu unta buat bayi

Bisa dikonsumsi bayi berusia 1-3 tahun, terutama yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi.





comments powered by Disqus