bisnis

Dubai masih menjadi bandar udara tersibuk sejagat

Bandar Udara Internasional Dubai tahun lalu melayani lebih dari 78 juta penumpang, naik 10,7 persen dibanding 2014.

02 Februari 2016 06:37

Setelah mengambil alih posisi Heathrow pada 2014, Dubai masih menjadi bandar udara tersibuk di dunia.

Dubai Airports Company, pengelola Bandar Udara Internasional Dubai, kemarin menyebutkan lebih dari 78 juta penumpang tahun lalu terbang lewat bandar udara berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, itu, atau naik 10,7 persen dibanding 2014. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya jumlah kedatangan penumpang asal India (10,4 juta), Inggris (5,7 juta), dan Arab Saudi (5,5 juta).

Bandar udara milik pemerintah Dubai ini pada 2014 mengambil alih posisi Bandar Udara Heathrow di Ibu Kota London, Inggris, sebagai bandar udara tersibuk sejagat. Di tahun itu, Bandar Udara Dubai melayani 70.475.636 penumpang.

Sekitar seratus maskapai terbang ke lebih dari 240 tujuan melalui Bandar Udara Dubai, juga menjadi markas maskapai Emirates Airline dan Flydubai. Bandar udara ini menempati lahan seluas 2.900 hektare.

Bandar udara kedua di Dubai, Bandar Udara Internasional Al-Maktum, diresmikan pada 2013 akan sanggup melayani 120 juta penumpang setahun kalau ssudah beroperasi penuh.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.





comments powered by Disqus