bisnis

Mesir bakal berlakukan VAT

Rancangan beleid VAT bakal diajukan ke parlemen akhir bulan ini.

09 Februari 2016 21:08

Perdana Menteri Mesir Syarif Ismail hari ini bilang pemerintah diperkirakan mengajukan rancangan undang-undang VAT (pajak pertambahan nilai) ke parlemen akhir bulan ini.

Kepada wartawan di sela sebuah konferensi berlangsung di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, Ismail berharap parlemen mengesahkan beleid itu tahun ini.

VAT merupakan salah satu cara untuk menambah pendapatan negara. Rencana penerapan VAT pun sudah disetujui enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - tergabung dalam organisasi GCC (Dewan Kerja Sama Teluk).

Keenam anggota GCC itu sepakat bakal memberlakukan VAT dalam tiga tahun. Besarannya maksimal lima persen.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perlu empat tahun bagi Emirates buat melayani kembali semua rutenya

Emirates, terbang ke 157 kota di 83 negara sebelum ada pandemi Covid-19, memarkir semua pesawat penumpangnya Maret lalu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.





comments powered by Disqus