bisnis

Air tanah di Arab Saudi bakal habis 13 tahun lagi

Tingginya penurunan level air tanah di Arab Saudi lantaran konsumsi pertanian mencapai 95 persen. Sisanya dipakai oleh industri dan manusia.

12 Februari 2016 13:46

Seorang ahli dari Universitas Raja Faisal, Arab Saudi, memperkirakan air tanah di negara Kabah itu bakal habis dalam 13 tahun ke depan.

Komentar Muhammad al-Ghamdi ini menanggapi laporan dikeluarkan oleh Bank Dunia soal makin menipisnya cadangan air tanah global. "Perkiraan resmi telah dilansir menunjukkan akutnya penurunan ketinggian air tanah di wilayah pertanian dan mengisyaratkan betapa seriusnya situasi itu," kata Al-Ghamdi, seperti dilansir Saudi Gazette.

Tingginya penurunan level air tanah di Arab Saudi lantaran konsumsi pertanian mencapai 95 persen. Sisanya dipakai oleh industri dan manusia.

Arab Saudi masih mengandalkan air tanah hingga 98 persen sebagai sumber air. Sebagian lagi dari hasil penyulingan air laut.

Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar telah menyerukan penghematan air dan energi. "Air dan listrik sangat penting bagi tiap orang. Mari kita jaga dan pakai secara tepat serta bijak," ujarnya dalam pertemuan Forum Saudi untuk Air dan Listrik digelar Ahad pekan lalu.

Di kesempatan itu pula, Menteri Air dan Listrik Arab Saudi Abdullah Husanayin bilang negaranya memerlukan investasi US$ 133 miliar buat proyek listrik dalam satu dasawarsa mendatang untuk memenuhi kebutuhan kian naik.

Ladang minyak dan gas di Uni Emirat Arab. (energydubai.com)

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

Pesawat Emirates Airline dan Etihad Airways, dua maskapai asal Uni Emirat Arab. (Gulf News)

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

10 Februari 2020

TERSOHOR