bisnis

Yordania negara Timur Tengah berinvestasi terbesar di Indonesia selama 2010-2015

Realisasi investasi dari negara-negara Timur Tengah paling banyak masuk di sektor industri kimia dan farmasi, yakni 39 persen.

19 Februari 2016 02:54

Total realisasi investasi negara-negara Timur Tengah selama 2010-2015 di Indonesia mencapai Rp 6,7 triliun, belum mencakup sektor minyak, gas, dan keuangan. Dari jumlah itu, Yordania memimpin dengan investasi dalam lima tahun terakhir (2010-2015) senilai Rp 2,228 triliun terdiri dari 13 proyek, menurut data BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) diterima Albalad.co pekan ini.

Uni Emirat Arab menyusul di posisi kedua dengan 82 proyek bernilai Rp 1,140 triliun. Lalu Turki dengan 82 proyek investasi senilai Rp 1,059 triliun, dan Arab Saudi dengan 47 proyek bernilai Rp 415 miliar.

Selama periode itu, realisasi investasi dari negara-negara Timur Tengah paling banyak masuk di sektor industri kimia dan farmasi (39 persen). Diikuti industri makanan (17 persen), perdagangan dan reparasi (15 persen), industri tekstil (8 persen), pertanian dan perkebunan (5 persen).

Konstruksi menyusul dengan serapan dana investasi dari Timur Tengah sebanyak empat persen. Lalu hotel dan restoran (3 persen), transportasi, gudang, dan telekomunikasi (3 persen), pertambangan (2 persen), dan layanan lain (1 persen).

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus