bisnis

Delapan perusahaan perintis di Arab Saudi

Saudi Hollandi Bank merupakan cabang dari the Netherlands Trading Society untuk melayani jamaah haji dari Hindia Belanda Timur (Indonesia).

24 Februari 2016 21:18

Jauh sebelum Arab Saudi terbentuk, perekonomian di wilayah itu sudah berkembang, segala rupa bisnis menjamur. Pekerja dari beragam negara berdatangan mencari nafkah.

Ada delapan perusahaan perintis usianya sejalan dengan negara Kabah. Bahkan ada yang lebih uzur dibanding negeri Dua Kota Suci itu. Perusahaan-perusahaan ini masih hidup dan beberapa menjelma menjadi konglomerasi bertaraf internasional.

Berikut profil singkat delapan perusahaan perintis di Arab Saudi:

1 House of Alireza

Dikenal pula sebagai Bait Zainal. Diyakini sebagai perusahaan perdagangan tertua di Arab Saudi, dibentuk pada 1845. Pendirinya, Zainal Alireza, mulai berdagang dengan mengimpor bahan-bahan pangan, tekstil, dan komoditas lain di Jeddah.

Setelah Arab Saudi terbentuk, perusahaannya berkembang pesat dan kini menjadi salah satu konglomerasi terbesar di negara itu. Lantaran sudah begitu lama berdiri, Haji Abdullah Alireza & Company mendapat nomor pendaftaran 1 oleh pemerintah Arab Saudi.

2 Bin Zagr

Didirikan pada 1881 dan mulanya sebagai sebuah perusahaan perdagangan berskala kecil. Perdagangan dan distribusi masih menjadi inti dari bisnis Binzagr. Mereka saat ini memegang hak eksklusif sebagai distributor beragam produk otomotif, perawatan pribadi, perawatan rumah, makanan dan minuman.

3 Yusuf MA Nagi & Sons Group

Warga Jeddah, Muhammad Abdul Wahab Naghi, membangun perusahaan ini pada 1911 dan akhirnya menjadi salah satu merek paling dipercaya dan diakui. Kantor pusatnya di Jeddah dan telah beroperasi di seantero Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab.

4 Jamjoom

Telah beroperasi di Arab Saudi lebih dari seabad. Perusahaan bergerak di pelbagai sektor bisnis, termasuk otomotif, kesehatan, real estat, dan manufaktur.

5 Saudi Hollandi Bank

Ketika beroperasi pada 1926, ia merupakan bank pertama di Arab Saudi. Merupakan cabang dari the Netherlands Trading Society untuk melayani jamaah haji dari Hindia Belanda Timur (Indonesia). Bank ini kemudian berfungsi sebagai bank sentral Arab Saudi dan menyimpan cadangan emas serta dana hasil penjualan minyak atas nama pemerintah Arab Saudi.

Saudi Hollandi Bank kini merupakan salah satu bank terbesar dan terpercaya di negeri Dua Kota Suci itu.

6 Ittihad Club

Klub olahraga berpusat di Jeddah dan tersohor dengan tim sepak bolanya Ittihad FC. Ittihad adalah klub sepak bola tertua di Arab Saudi dan dibentuk pada 1927.

7 Saudi Bin Ladin Group

Didirikan pada 1931, setahun sebelum lahirnya negara Arab Saudi. Saudi Bin Ladin Group sekarang merupakan perusahaan konstruksi terbesar kedua sejagat. Mereka terlibat dalam beragam proyek penting sejak negara Kabah ini berdiri, seperti pembangunan Menara Abraj al-Bait, Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz, Universitas Raja Saud, jalan tol Al-Hada, dan proyek perluasan Masjid Al-Haram serta Masjid Nabawi.

8 Al-Bilad

Surat kabar berbahasa Arab ini mulai terbit menjelang terbentuknya Arab Saudi, yakni April 1932. Mulanya koran mingguan bernama the Voice of Hijaz, lalu berubah menjadi Al-Bilad 26 tahun kemudian.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Saudi Binladin Group bantah diambil alih oleh pemerintah Arab Saudi

Sejumlah pemilik saham sudah menyetujui penyelesaian perkara dengan memberi saham mereka kepada pemerintah.

Ilusstrasi soal Saudi Binladin Group. (Arab News)

Arab Saudi ambil alih Saudi Binladin Group

Penangkapan Abu Bakar Bin Ladin merupakan bagian dari upaya untuk merampas perusahaan keluarga tersebut.

Sebagian dari pekerja Inma, perusahaan subkontraktor Saudi Binladin Group, asal Indonesia bekerja sebagai pemulung kardus di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Agus buat Albalad.co)

Pekerja Binladin Group asal Indonesia terima gaji lagi

Tunggakan gaji itu mulai dibayarkan bulan ini, tapi hanya dua bulan saja.

Sebagian dari pekerja Inma, perusahaan subkontraktor Saudi Binladin Group, asal Indonesia bekerja sebagai pemulung kardus di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Agus buat Albalad.co)

Pemerintah Arab Saudi mulai bayar tagihan biaya proyek kepada Binladin Group

Chariman Binladin Group Bakar Bin Ladin telah menemui para pekerja untuk meyakinkan mereka masa depan perusahaan aman.





comments powered by Disqus