bisnis

Kuwait berencana naikkan harga bensin hingga 83 persen

Subsidi atas air, listrik, dan bahan bakar bakal dipotong.

25 Februari 2016 12:09

Pemerintah Kuwait telah mengajukan proposal untuk menaikkan harga bensin 42 hingga 83 persen.

Rencana itu muncul dalam pertemuan antara pemerintah dengan Majelis Nasional (parlemen) untuk membahas pengurangan subsidi listrik, air, dan bahan bakar, seperti dilansir Kuwait Times. Langkah ini bagian dari upaya Kuwait mengurangi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global.

Berdasarkan proposal itu, menurut Ketua Komite Keuangan dan Ekonomi Majelis Nasional Faisal asy-Syayi, harga bensin jenis terendah akan meningkat dari 60 fils menjadi 85 fils seliter, bensin kelas menengah naik menjadi 165 fils per liter dari 90 fils, dan bensin terbaik melonjak dari 90 fils menjadi 165 fils tiap liter.

Faisal menambahkan pembahasan lanjutan soal pemotongan subsidi atas air, listrik, dan bahan bakar akan dilakukan Ahad pekan ini. Dia bilang komitenya bakal menentukan pilihan terbaik buat memastikan kepentingan rakyat tidak terganggu.

Uni Emirat Arab menjadi negara Arab Teluk pertama menaikkan harga bahan bakar buat kendaraan bermotor. Disusul Arab Saudi, Bahrain, dan Oman.

Selain pengurangan subsidi, enam negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - telah sepakat menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen mulai 2018 atau paling lambat 1 Januari 2019.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait diprediksi defisit US$ 21 miliar

Cadangan devisa Kuwait saat ini diperkirakan lebih dari US$ 600 miliar.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait prediksi alami defisit hampir US$ 17 miliar tahun depan

Anggaran itu disusun dengan asumsi harga minyak mentah dunia US$ 50 barel per hari.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait raup US$ 8 miliar dalam penjualan obligasi internasional

Kuwait diprediksi mengalami defisit US$ 29 miliar dalam tahun anggaran berjalan.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar tahun depan

Sektor minyak dan gas dalam tahun berjalan hanya menyumbang sepuluh persen bagi devisa Kuwait.





comments powered by Disqus