bisnis

Dubai jadi target pertama di dunia buat ekspansi perusahaan

Faktor paling menarik bagi perusahaan untuk berekspansi secara global adalah kemudahan melakoni bisnis dan membangun perusahaan.

01 Maret 2016 00:53

Kota Dubai di Uni Emirat Arab menjadi target pertama buat ekspansi bagi seperempat dari keseluruhan perusahaan di Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

Laporan dilansir the Alliance Business Centres Network for the Middle East and North Africa menunjukkan Dubai berada di peringkat teratas di tingkat global. Dubai memperoleh 21 persen suara dari 300 perusahaan asal Asia, Eropa, dan Amerika Utara dilibatkan dalam survei, seperti dilansir kantor berita WAM.

Singapura menyusul di posisi kedua dengan 19 persen suara. Diikuti Hong Kong (18 persen), New York (13 persen), dan London di rangking kelima (10 persen).

Survei itu juga menghasilkan negara-negara Afrika menjadi target utama perluasan pasar dengan perolehan suara 43 persen. Lalu ada Asia (37 persen), Amerika Utara (10 persen), Eropa (6 persen), dan Amerika Selatan (3 persen).

Syarif Kamil, Presiden the Alliance Business Centres Network for the Middle East and North Africa, bilang faktor paling menarik bagi perusahaan untuk berekspansi secara global adalah kemudahan melakoni bisnis dan membangun perusahaan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pantai Umm Suqaim di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (timeoutdubai.com)

Pembangunan hotel tertinggi sejagat di Dubai sudah dimulai

Bangunan rancangan NORR ini bakal setinggi 365 meter dan memiliki 1.042 kamar, termasuk 150 suites, tempat observasi dan lobi untuk bersantai di lantai 81, serta sebuah Sky Terrace dilengkapi kolam renang Infinity, bar, dan dek observasi.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Logo Dubai Expo 2020. (Twitter/@DubaiExpo2020)

UEA minta pelaksanaan Dubai Expo 2020 diundur jadi Oktober 2021

UEA mengajukan jadwal 1 Oktober 2021-31 Maret 2022 sebagai waktu penyelenggaraan Dubai Expo 2020.





comments powered by Disqus