bisnis

Bahrain bisa raup US$ 1 miliar setahun dari sektor wisata paling lambat 2020

Bahrain tahun lalu kebanjiran sepuluh juta pelancong.

01 Maret 2016 05:55

Industri wisata di Bahrain terus tumbuh. Statistik resmi negara Arab Teluk ini memperkirakan paling lambat 2020 sektor turisme di Bahrain bisa menyumbang US$ 1 miliar bagi pendapatan negara saban tahun.

Data dari Dewan Pembangunan Ekonomi Bahrain (EDB) menunjukkan terjadi kenaikan jumlah pelancong sebelas persen tahun lalu dibanding 2014. Wisatawan asing datang ke Bahrain pada 2015 sekitar sepuluh juta.

EDB memperkirakan jumlahnya bakal terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Apalagi sudah direncanakan penambahan tiga ribu kamar hotel di Bahrain.

EDB juga bakal ikut serta dalam pameran wisata tahunan the Arabian Travel Market (ATM) digelar tahun ini di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. Menurut Nadege Noblet-Segers, manajer pameran di ATM, Bahrain tengah melakukan investasi signifikan di infrastruktur terkait turisme. "Termasuk perluasan bandar udara senilai US$ 1,1 miliar memang diperlukan dan perluasan pusat pameran agar mampu menyelenggarakan acara berskala besar untuk semua kategori," katanya.

CEO the Bahrain Authority for Tourism and Exhibitions (BATE) Syekh Khalid bin Hamud al-Khalifah telah berjanji melaksanakan strategi wisata nasional dibikin komite eksekutif turisme negara itu, seperti dilansir kantor berita resmi Bahrain News Agency.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus