bisnis

Oman pertimbangkan pangkas subsidi listrik 7-8 persen

Mereka bakal terkena tarif baru adalah pengguna listrik 150 megawatt setahun.

03 Maret 2016 10:05

Kabinet Oman mempertimbangkan menaikkan tarif listrik buat menghemat anggaran negara bagi subsidi.

Direktur Eksekutif AER (Otoritas Regulasi Listrik) Qais az-Zakwani menjelaskan kenaikan tarif listrik itu bakal berlaku bagi sektor perdagangan, industri, dan pemerintah dengan penggunaan 150 megawatt setahun. Jumlah pengguna di kelas ini 9.000-9.500.

Dia bilang perubahan tarif listrik ini akan memangkas 7-8 persen dana untuk subsidi listrik. Pemerintah Oman tahun lalu menggelontorkan US$ 1,17 miliar buat subsidi listrik.

Selama ini konsumen listrik di Oman cuma membayar setengah dari ongkos produksi listrik. "Kami hanya tinggal menunggu lampu hijau dari kabinet untuk mulai mengubah meteran listrik," kata Zakwani.

Seperti negara Arab Teluk lainnya, Oman menghemat anggaran dan mencari alternatif sumber pendapatan. Kebijakan itu buat menutupi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global.

Menurut data Kementerian Keuangan Oman, negara ini mengalami defisit 4,07 miliar riyal dalam sebelas bulan pertama tahun lalu. Padahal di 2014, Oman surplus 233,4 juta riyal.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

Oman tunda penerapan VAT hingga 2019

Oman diprediksi mengalami defisit tahun ini tiga miliar riyal.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (commons.wikimedia.org)

Bahrain dan Oman paling rentan di era rendahnya harga minyak global

IMF pernah memperingatkan Bahrain untuk secara signifikan mengurangi pengeluaran buat mengembalikan stabilitas anggaran dan meningkatkan kepercayaan investor.

Ilustrasi VAT (pajak pertambahan nilai. (Arabian Business)

Oman bisa raup US$ 1 miliar setahun dari VAT

Enam negara anggota GCC berencana berlakukan VAT mulai Januari 2018.

Ibu Kota Muskat, Oman. (marketingleader.om)

Defisit Oman naik menjadi US$ 10,4 miliar

Oman sudah menghapus subsidi atas bensin dan solar.





comments powered by Disqus