bisnis

Wakil putera mahkota Arab Saudi setujui 133 rekomendasi buat reformasi ekonomi

Arab Saudi menempati peringkat ke-82 dalam laporan Kemudahan Berbisnis 2016 bikinan Bank Dunia.

23 Maret 2016 19:18

CEDA (Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan) Arab Saudi dikepalai Wakil Putera Pangeran Muhammad bin Salman telah menyetujui 133 rekomendasi untuk reformasi ekonomi di negara Kabah itu. Program reformasi ekonomi ini bakal diumumkan dalam enam bulan.

Hal ini disampaikan Gubernur SAGIA (Otoritas Investasi Umum Arab Saudi) Abdul Latif al-Usman dalam jumpa pers kemarin. Dia bilang 133 rekomendasi itu bagian dari Rencana Transformasi Nasional.

Rencana itu akan berisi sejumlah perubahan penting untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global. Juga meliputi beragam program untuk menciptakan keragaman sumber pendapatan negara, sehingga tidak lagi terlalu mengandalkan minyak dan gas.

Proposal ini akan berfokus pada sekitar delapan pilar utama dari sektor swasta dan akan mencakup soal transparansi serta konsistensi penegakan hukum. "Kalian akan mendengar keputusan-keputusan besar mengenai isu-isu amat penting menjadi kepentingan investor lokal dan internasional," kata Usman.

Arab Saudi menempati peringkat ke-82 dalam laporan Kemudahan Berbisnis 2016 bikinan Bank Dunia.

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus