bisnis

Irak mulai ekspor gas alam cair

Irak memiliki cadangan 112 triliun meter kubik gas, berpotensi menjadi pemasok gas alam cair nomor sebelas terbesar sejagat.

24 Maret 2016 13:55

Irak mulai memasarkan gas alam cairnya ke luar negeri. Ekspor pertama dilakoni Ahad lalu ke Panama.

Juru bicara Kementerian Perminyakan Irak Assim Jihad bilang kapal berbendera Panama hari itu mengangkut sepuluh ribu kaki kubik gas alam cair dari pelabuhan di Umm Qasr, selatan Irak. "Bakal ada pengiriman lagi ke luar negeri akhir bulan ini dan ekspor bakal berlanjut," katanya kepada Al-Arabiya.

Irak, dengan cadangan minyak keempat terbesar di dunia, mengandalkan 95 persen anggaran tahunannya dari penjualan emas hitam itu. Namun pendapatan dari minyak melorot lantaran harga minyak mentah global merosot dan kini di kisaran US$ 40 sebarel.

Ketika Presiden Saddam Husain berkuasa, Irak sudah berencana mengekspor gas alam cair, namun rencana ini terganjal invasi Amerika Serikat pada 2003. Rencana ekspor gas alam ini mulai dijalankan setelah lima tahun lalu dibentuk Basrah Gas Company, perusahaan patungan antara South Gas Company dengan Royal Dutch Shell. Perjanjian kerja sama ini berlaku 25 tahun.

Basrah Gas Company bakal bertanggung jawab dalam proses produksi gas alam cair hingga ekspor dari pengolahan tiga ladang gas di Provinsi Basrah, selatan Irak.

Rencana ekspor gas alam Irak ini muncul setelah Baghdad baru-baru ini berunding untuk mengimpor gas dari Iran. Padahal negara Dua Sungai ini memiliki cadangan 112 triliun meter kubik gas, berpotensi menjadi pemasok gas alam cair nomor sebelas terbesar sejagat.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus