bisnis

Jumlah pengguna Internet di dunia Arab 226 juta pada 2018

Bahrain menjadi negara Arab paling tinggi penetrasi pengguna Internet, yakni 74,15 persen. Sedangkan penetrasi pengguna Internet seluler tertinggi terjadi di Kuwait sebesar 194,62 persen.

29 Maret 2016 23:29

Pengguna Internet di negara-negara Arab diperkirakan bertambah menjadi sekitar 226 juta paling lambat 2018, menurut laporan the Arab Knowledge Economy 2015-2016.

Laporan ini menyebutkan tingkat penetrasi Internet akan melonjak dari 37,5 persen pada 2014 menjadi 55 persen di 2018. Sedangkan jumlah pengguna Internet di seluruh dunia diperkirakan 3,6 miliar.

Laporan itu berdasarkan penelitian dilakoni Orient Planet Research. Riset itu menunjukkan Bahrain menjadi negara Arab paling tinggi penetrasi pengguna Internet, yakni 74,15 persen. Sedangkan penetrasi pengguna Internet seluler tertinggi terjadi di Kuwait sebesar 194,62 persen.

Abdul Kadir al-Kamli, konsultan riset di Orient Planet Research, bilang dunia Arab tengah mengalami perubahan akibat sejumlah pergolakan sosial dan politik.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus