bisnis

Konsorsium Korea dapat kontrak bangun fasilitas impor gas di Kuwait

Kuwait memiliki 101,5 miliar barel cadangan minyak, setara dengan tujuh persen dari total cadangan minyak dunia.

01 April 2016 15:39

Kuwait telah meneken kontrak senilai US$ 2,93 miliar dengan tiga perusahaan asal Korea Selatan untuk membangun fasilitas impor gas alam cair terbesar di negara kaya minyak itu.

Proyek itu, bakal dibangun di kilang Az-Zur dekat perbatasan dengan Arab Saudi, diberikan kepada Hyundai Engineering Co., Hyundai Engineering & Construction Co., dan Korea Gas Corporation.

CEO Kuwait National Petroleum Company Muhammad Ghazi al-Mutairi, meneken kontrak, bilang proyek itu dijadwalkan selesai pada kuartal pertama 2021.

Kuwait kaya akan minyak mentah namun produksi gas alamnya terlalu sedikit buat memenuhi kebutuhan domestik.

Saban tahun Kuwait mengimpor gas alam cair untuk dipasok ke pembangkit listrik, khususnya selama musim panas, dan buat dipakai industri petrokimia.

Fasilitas impor gas alam akan dibangun itu bagian dari sebuah kompleks industri raksasa tengah dikerjakan di Az-Zur, selatan Ibu Kota Kuwait City. Kawasan ini juga akan dihuni kilang berkapasitas 615 ribu barel sehari dan sebuah pabrik petrokimia.

Mutairi menjelaskan pembangunan konpleks industri di Az-Zur itu akan menghabiskan dana sekitar US$ 30 miliar.

Oktober tahun lalu, Kuwait memberikan kontrak US$ 13,2 miliar kepada sepuluh perusahaan internasional untuk membangun kilang di Az-Zur, direncanakan mulai beroperasi akhir 2019.

Pada 2014, negara Arab Teluk ini juga meneken kontrak sebesar US$ 12 miliar buat menaikkan kapasitas tiga kilang sudah ada.

Menurut data OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak), Kuwait memiliki 101,5 miliar barel cadangan minyak, setara dengan tujuh persen dari total cadangan minyak dunia. Negara ini memompa tiga juta barel minyak per hari.   

Menteri Keuangan Bahrain Syekh Ahmad bin Muhammad al-Khalifah. (Arabian Business)

Bahrain akan berlakukan VAT akhir tahun ini

Bahrain bakal kembali mengurangi subsidi atas bahan bakar, makanan, dan jasa.

Fasilitas milik Kuwait Petroleum Corporation. (Arabian Business)

Kuwait Petroleum akan gelontorkan US$ 500 miliar untuk naikkan kapasitas produksi

Produksi minyak mentah Kuwait saat ini sekitar 3,15 juta barel sehari.

Kilang milik Kuwait National Petroleum Company di kawasan industri Syuaiba, 50 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Kuwait City. (KNPC)

KNPC berencana gelontorkan US$ 11,6 miliar dalam lima tahun

KNPC bakal menutup kilang tua Syuaiba berkapasitas 200 ribu barel sehari.

Kilang milik Kuwait National Petroleum Company di kawasan industri Syuaiba, 50 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Kuwait City. (KNPC)

Kuwait tutup kilang karena rugi

Kapasitas kilang milik KNPC tahun depan sebesar 801 ribu barel minyak sehari.





comments powered by Disqus