bisnis

Produksi minyak Iran bakal empat juta barel sehari pada Maret 2017

Zanganeh pun mengakui ekspor minyak Iran sudah melewati dua juta barel sehari selama bulan Esfand dan Farvadin, versi kalender Iran, akan berakhir pada 19 April.

07 April 2016 15:32

Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh bilang produksi minyak mentah negaranya bakal mencapai empat juta barel sehari paling lambat Maret 2017, seperti dilansir stasiun televisi pemerintah kemarin.

"Dalam anggaran tahunan, jumlah ekpor minyak diperkirakan 2,25 juta barel per hari. Ini berarti produksi kami tahun ini akan mencapai empat juta barel tiap hari," kata Zanganeh. Tahun baru Iran sudah dimulai pada 20 Maret lalu.

Dia mengatakan produksi emas hitam Iran meninggkat sejak sanksi ekonomi atas negara Mullah itu dicabut Januari lalu.

Sanksi diterapkan Amerika Serikat dan Uni Eropa awal 2012, karena Iran dicurigai tengah mengembangkan senjata nuklir, telah menurunkan jumlah ekspor minyak negeri Persia itu - pernah mencapai 2,5 juta barel sehari sebelum 2011 - menjadi sejuta barel beberapa tahun belakangan.

Iran telah menolak gagasan untuk menetapkan batas produksi minyak sesuai level Januari tahun ini. Sumber-sumber sekunder OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) memprediksi produksi minyak Iran kini diangka 2,93 juta barel tiap hari.  

Zanganeh pun mengakui ekspor minyak Iran sudah melewati dua juta barel sehari selama bulan Esfand dan Farvadin, versi kalender Iran, akan berakhir pada 19 April.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Produksi minyak Iran sudah kembali ke level sebelum terkena sanksi

Produksi minyak Iran di kuartal pertama tahun ini sebanyak 3,796 juta barel tiap hari, melonjak dibanding 3,741 juta barel sehari di kuartal pertama tahun lalu.

Ladang minyak Kish di Iran, ditemukan oleh National Iranian Oil Company pada 2006. (PEDEC)

Iran akan tingkatkan ekspor minyak ke Eropa hingga 60 persen dalam dua bulan

Iran menargetkan total produksi minyak 4,5 juta barel sehari pada 2022.

Ladang minyak Iran. (Mehr)

Iran tetapkan 29 perusahaan asing boleh ikut tender proyek minyak dan gas

British Petroleum mundur karena khawatir hubungan Amerika-Serikat-Iran kembali menegang setelah presiden terpilih Donald Trump dilantik pada 20 Januari ini.

Kantor pusat Naftiran Intertrade Company (NICO), perusahaan swasta asal Iran, di Swiss. (Daily Star)

Perusahaan swasta Iran akan pasok 150 ribu barel minyak sehari ke Indonesia

Nilai kontraknya US$ 5 miliar untuk jangka waktu 20 tahun.





comments powered by Disqus