bisnis

Tiga kota di UEA lokasi idaman bagi investor properti dari negara Arab Teluk

Dubai pilihan paling populer.

08 April 2016 01:31

Tiga kota di Uni Emirat Arab - Dubai, Abu Dhabi, dan Syarjah - masih menjadi lokasi idaman bagi kaum Arab supertajir dari negara-negara Arab Teluk untuk berinvestasi di sektor properti.

Menurut penelitian dilakoni Cluttons, perusahaan konsultan properti berkantor pusat di London (Inggris) dan dibentuk sejak 1765, Dubai menjadi pilihan populer bagi orang-orang berkategori berharta tinggi (HNWI) dengan kekayaan minimal US$ 1 juta di kawasan Teluk, dengan raihan suara 27 persen.

Sebanyak 22 persen lainnya memilih Abu Dhabi dan delapan persen menyukai Syarjah.

Empat kota lainnya - Doha (Qatar), Kuwait City (Kuwait), Riyadh (Arab Saudi), dan Muskat (Oman) dipilih tiga sampai empat persen responden sebagai tempat favorit untuk berinvestasi di bidang properti.

Sebagian besar responden tidak menyebut secara pasti lokasi mana di Dubai menjadi idaman untuk membeli properti. Kebanyakan kawasan disebut adalah Springs dan Bur Dubai untuk tempat tinggal dan jantung Dubai buat properti komersial.

Data dari Departemen Pertahanan UEA menyebutkan investor properti terbesar di Dubai tahun lalu adalah warga negara UEA sendiri, senilai 44 miliar dirham (US$ 12 miliar). Diikuti orang Saudi dengan 10 miliar dirham.   

"Meski lokasi global, seperti London dan New York (Amerika Serikat), akan selalu menjadi pilihan utama buat investor Arab Teluk, pasar properti Dubai selama 14 tahunterakhir telah menggaet minat kaum supertajir di kawasan itu," kata Cluttons.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pantai Umm Suqaim di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (timeoutdubai.com)

Pembangunan hotel tertinggi sejagat di Dubai sudah dimulai

Bangunan rancangan NORR ini bakal setinggi 365 meter dan memiliki 1.042 kamar, termasuk 150 suites, tempat observasi dan lobi untuk bersantai di lantai 81, serta sebuah Sky Terrace dilengkapi kolam renang Infinity, bar, dan dek observasi.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Logo Dubai Expo 2020. (Twitter/@DubaiExpo2020)

UEA minta pelaksanaan Dubai Expo 2020 diundur jadi Oktober 2021

UEA mengajukan jadwal 1 Oktober 2021-31 Maret 2022 sebagai waktu penyelenggaraan Dubai Expo 2020.





comments powered by Disqus