bisnis

Mesir-Saudi sepakati dana investasi US$ 16 miliar

Serangkaian perjanjian telah diteken kedua negara, termasuk pinjaman buat Mesir senilai US$ 20 miliar.

10 April 2016 04:49

Mesir dan Arab Saudi telah meneken kesepakatan soal dana investasi senilai US$ 16 miliar.

Penandatanganan kesepakatan itu berlangsung kemarin di istana presiden di Ibu Kota Kairo, disaksikan Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.

Raja Salman memang tengah melakoni kunjungan kenegaraan ke negara Nil itu selama lima hari sejak Kamis lalu. Serangkaian perjanjian telah diteken kedua negara, termasuk pinjaman buat Mesir senilai US$ 20 miliar.

Kairo dan Riyadh juga setuju untuk membangun sebuah jembatan penghubung kedua negara di atas Laut Merah.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus