bisnis

Mimpi Dubai bangun menara terjangkung sejagat dimulai dari Empire State

"Kami kembali ke Dubai dipenuhi impian suatu hari nanti kota kami bakal dipenuhi hal-hal menakjubkan, termasuk gedung terjangkung sejagat."

13 April 2016 08:29

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Senin lalu mengunggah sebuah foto hitam putih saat dirinya bareng ayahnya, Syekh Rasyid bin Said al-Maktum, berkunjung ke Kota New York, Amerika Serikat.

Foto diambil pada 1960-an itu menunjukkan Syekh Muhammad dan ayahnya tengah berdiri di puncak Empire State, gedung terjangkung di dunia waktu itu, setinggi 443 meter. Bangunan diresmikan awal 1931 ini bertahan hampir empat dasawarsa tahun sebagai menara tertinggi sejagat hingga rekornya dipecahkan oleh gedung World Trade Center pada akhir 1970.  

"Pada 1960-an, sebuah mimpi dimulai ketika ayah saya dan saya menaiki gedung tertinggi di dunia, the Empire State di New York," tulis Syekh Muhammad al-Maktum di akun Twitternya. "Kami kembali ke Dubai dipenuhi impian suatu hari nanti kota kami bakal dipenuhi hal-hal menakjubkan, termasuk gedung terjangkung sejagat."

Impian itu tercapai setelah enam tahun lalu Dubai meresmikan Burj Khalifah setinggi 828 meter. Bangunan ini menaklukkan rekor gedung terjangkung di planet ini sebelumnya dipegang Menara Taipei 101 dengan ketinggian 509,2 meter.

Dubai tidak berhenti untuk terus mengejar mimpi. Ahad pekan lalu, Emaar Properties mengumumkan mereka berencana membangun menara tertinggi di dunia. Bangunan bakal berlokasi di Dubai Creek Harbour itu untuk mengalahkan Menara Kerajaan tengah dibangun di Kota Jeddah, Arab Saudi,direncanakan setinggi seribu meter.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Logo Dubai Expo 2020. (Twitter/@DubaiExpo2020)

UEA minta pelaksanaan Dubai Expo 2020 diundur jadi Oktober 2021

UEA mengajukan jadwal 1 Oktober 2021-31 Maret 2022 sebagai waktu penyelenggaraan Dubai Expo 2020.

Mobil baru berseliweran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

55 miliarder berharta Rp 2.346 triliun tinggal di UEA

Di tingkat kota, San Fransisco paling banyak didiami kaum supertajir, disusul New York, Dubai, dan Hong Kong.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Emir Dubai cari satu juta pemuda Arab pembuat kode aplikasi

Inisiatif ini akan berlaku dalam tiga tahap selama dua tahun hingga tersaring seribu pembuat kode aplikasi terbaik, bakal bersaing memperebutkan hadiah US$ 1 juta.





comments powered by Disqus