bisnis

Tunisia terbitkan sukuk internasional senilai 1 miliar euro pekan depan

Tunisia berencana mengajukan pinjaman US$ 1,7 miliar dari IMF.

16 April 2016 14:29

Pemerintah Tunisia pekan depan menerbitkan sukuk internasional senilai 1 miliar euro buat mengurangi defisit anggaran.

Negara Arab di Afrika Utara ini memang tengah berupaya menggairahkan perekonomian setelah pendapatan dari sektor wisata menukik tajam akibat empat serangan teroris tahun lalu. Stabilitas juga sempat terganggu oleh gejolak sosial awal tahun ini lantaran kurangnya lapangan kerja dan tidak meratanya pembangunan.

"Tunisia akan mulai berkeliling ibu-ibu kota Eropa Rabu minggu depan untuk penerbitan sukuk 1 miliar euro," kata seorang pejabat pemerintah menolak ditulis namanya karena tidak dibolehkan berbicara kepada media.

Tunisia terakhir kali menerbitkan sebuah sukuk internasional seharga US$ 1 miliar tahun lalu.

Tim dari IMF (Dana Moneter Internasional) telah mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Tunisia soal pinjaman baru. Rencana utang senilai paling tidak US$ 1,7 miliar ini untuk memperkuat perekonomian dan keuangan Tunisia buat empat tahun ke depan.

Parlemen Tunisia pekan ini mengesahkan sebuah undang-undang soal independensi bank sentral agar terbebas dari intervensi politik.

Kemajuan perekonomian Tunisia tersendat setelah revolusi berhasil menggulingkan Presiden Zainal Abdin bin Ali lima tahun lalu.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus