bisnis

Lampu jalan di Dubai bakal jadi transmiter Internet ultra-cepat

Teknologi disebut LiFi ini memiliki koneksi Internet berkecepatan hingga 224 gigabita per detik.

16 April 2016 22:12

Lampu-lampu penerangan jalan di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, bakal menjadi transmiter Internet berkecepatan ultra-cepat hingga 224 gigabita per detik. Teknologi baru disebut LiFi itu bersandar pada teknologi optik.

Paling lambat akhir tahun ini, pemerintah Dubai bakal melengkapi lampu-lampu penerangan jalan umum di sejumlah kawasan dengan LiFi, menjadikan Dubai kota pertama di dunia memakai teknologi ini.

LiFi bekerja lewat chip komputer dipasang dalam lampu. Chip ini akan menerjemahkan data frekuensi optik. Pengguna hanya tinggal mendekat ke sensor cahaya untuk mendapatkan koneksi Internet.

Zero 1, perusahaan teknologi asal Uni Emirat Arab, telah bekerja sama dengan operator telekomunikasi setempat, Du, untuk memasang LiFi di Distrik Silicon Oasis. Du mengaku belum menetapkan tarif bagi pengguna LiFi.

Tidak seperti frekuensi WiFi konvensional, LiFi dianggap lebih aman karena sinyalnya dikontrol melalui transmisi cahaya bukan udara.

Telepon cerdas generasi terbaru sudah mampu menggunakan LiFi dan bisa terhubung lewat sensor kamera telepon.

Desain Menara Dubai, calon bangunan tertinggi sejagat telah dimulai pembangunannya pada 10 Oktober 2016. Direncanakan selesai pada 2020. (Al-Arabiya)

Dubai kota favorit kelima di dunia bagi jutawan untuk membeli rumah kedua

Kota Dubai di Uni Emirat Arab saat ini dihuni 2.400 jutawan.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab dan Emir Dubai. (Twitter/@HHShkMohd)

UEA resmikan pabrik percetakan uang pertama

UEA selama ini mencetak mata uang dirham mereka di luar negeri, seperti di Inggris dan Prancis.

Ehang 184, mobil terbang pertama di dunia bakal diluncurkan di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Juli 2017. (Arabian Business)

Dubai luncurkan mobil terbang pertama Juli 2017

Berkapasitas satu penumpang dan berkecepatan 160 kilometer per jam.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berdiri di depan kantor bikinan printer 3D pertama di dunia, berlokasi di jantung Kota Dubai, Uni Emirat Arab. Dia meresmikan kantor ini pada 23 Mei 2016. (Twitter/@HHShkMohd)

Dubai resmikan kantor bikinan printer 3D pertama di dunia

Bangunan satu lantai seluas 250 meter persegi itu dicetak menggunakan printer berukuran tinggi enam meter, panjang 36,5 meter, dan lebar 12 meter.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

21 Mei 2019

TERSOHOR