bisnis

Pekerja industri minyak Kuwait mogok massal

Para pekerja non-Kuwait di sektor minyak dan gas tidak ikut dalam protes besar-besaran ini.

18 April 2016 13:05

Seluruh pekerja dalam industri minyak dan gas di Kuwait kemarin mulai mogok massal sebagai protes atas rencana pemerintah mengubah skema penggajian bagi pegawai negeri.

Kuwait National Petroleum Company (KNPC), anak usaha Kuwait Petroleum Corporation (KPC), dan satu dari lima perusahaan milik negara di mana para pekerjanya ikut mogok, mengatakan ada sebuah strategi alternatif untuk memastikan produksi dan ekspor tidak terganggu.

Lewat keterangan tertulis kepada kantor berita resmi Kuwait News Agency, juru bicara KPC Syekh Talal al-Khalid as-Sabah bilang ekspor minyak Kuwait tidak terganggu akibat mogok massal itu. Dia menambahkan para pekerja non-Kuwait di sektor minyak dan gas tidak ikut dalam protes besar-besaran ini.

Serikat buruh minyak dan gas tidak menyebutkan sampai kapan mogok massal melibatkan ribuan pekerja dari sejumlah perusahaan minyak, gas, dan petrokimia milik negara itu bakal berlangsung.

KPC telah setuju untuk membekukan pelaksanaan reformasi sistem penggajian dan berusaha mencapai kesepakatan dengan serikat karyawan.

Namun ketua serikat karyawan Saif al-Qahtani menyatakan itu sekadar permainan kata-kata. "Pernyataan KPC mengenai pembekuan, namun tuntutan kami adalah pembatalan," katanya.  

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar berencana naikkan investasi di Amerika jadi US$ 45 miliar

Investasi QIA di Amerika saat ini berjumlah US$ 30 miliar.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Jumlah cadangan minyak Arab Saudi 268,5 miliar barel

Saudi memiliki cadangan gas sebesar 325,1 triliun kaki kubik





comments powered by Disqus