bisnis

JPMorgan jadi penasihat urusan IPO Saudi Aramco

Lima persen saham Aramco bakal dilepas tahun depan atau 2017.

21 April 2016 20:08

JPMorgan Chase & Co dan Michael Klein, mantan bankir investasi Citigroup, telah dipilih menjadi penasihat urusan IPO (penjualan saham perdana) bakal dilakoni perusahaan minyak dan gas negara Saudi Aramco, seperti dilansir Bloomberg.

JPMorgan adalah perusahaan multinasional bergerak di bidang layanan perbankan dan keuangan. Perusahaan berkantor pusat di Kota New York, Amerika Serikat, ini dibentuk 16 tahun lalu.

Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman awal bulan ini mengumumkan lima persen saham Aramco bakal dilepas tahun depan atau 2017.

IPO Aramco itu merupakan bagian dari NTP (Rencana Transformasi Nasional) meliputi privatisasi perusahaan-perusahaan negara, pencabutan subsidi, penghematan anggaran belanja, dan peningkatan pajak.

NTP menjadi bagian dari Visi Arab Saudi akan diumumkan Senin pekan depan.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.





comments powered by Disqus