bisnis

UEA gelontorkan bantuan US$ 4 miliar buat Mesir

Awal bulan ini, Mesir dan Arab Saudi meneken perjanjian soal dana investasi sebesar US$ 16 miliar.

23 April 2016 16:29

Uni Emirat Arab (UEA) telah mengalokasikan bantuan US$ 4 miliar buat Mesir, setengahnya dalam bentuk investasi dan sisanya berupa deposit di bank sentral, seperti dilansir kantor berita resmi WAM kemarin.

Dalam sebuah konferensi tahun lalu di kawasan wisata Syarm asy-Syekh, Mesir, enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, dan Oman - berkomitmen memberikan bantuan untuk menggenjot perekonomian negara Nil itu. Waktu itu UEA menjanjikan US$ 4 miliar.

Mesir memang tengah berjuang menggairahkan kembali perekonomiannya loyo setelah revolusi melengserkan Presiden Husni Mubarak lima tahun lalu. Sejak saat itu, stabilitas negeri Piramida ini terguncang sehingga sektor pariwisata anjlok dan investasi asing kabur, dua sumber pendapatan utama Mesir.

Alokasi bantuan itu diumumkan di akhir lawatan Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan di Mesir kemarin.

Dia bilang bantuan, telah disetujui Presiden UEA Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan, ini untuk menunjukkan sokongan kuat UEA terhadap Mesir. "Duit itu untuk memajukan pembangunan di Mesir, negara memiliki peran penting di kawasan," kata Syekh Muhammad.

Awal bulan ini, Mesir dan Arab Saudi meneken perjanjian soal dana investasi sebesar US$ 16 miliar.

Dalam konferensi di Syarm asy-Syekh Maret tahun lalu, Kuwait dan Saudi masing-masing menjanjikan bantuan US$ 4 miliar bagi Mesir.

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus