bisnis

Arab Saudi targetkan 75 persen warganya punya rumah pada 2020

Kementerian Perumahan berencana menyediakan 230 ribu rumah murah bagi keluarga berpenghasilan kurang dari enam ribu riyal sebulan.

03 Mei 2016 06:34

Kementerian Perumahan Arab Saudi telah menargetkan 75 persen warga negara Kabah itu akan memiliki rumah dalam lima tahun. Jumlah ini setara 1,5 juta keluarga.

Saat ini baru 47 persen warga Saudi memiliki tempat tinggal. Kementerian itu bilang bakal mengurangi masa pengurusan izin mendirikan bangunan dari setengah tahun menjadi dua bulan.

Menurut beragam laporan, Kementerian Perumahan tengah mengerjakan 67 proyek dan melakukan segala upaya agar selesai secepatnya. Lebih dari 67 ribu rumah sedang dibangun dan proyek 162 ribu rumah segera diluncurkan.

Kementerian Perumahan mengakui sebagian warga negara Saudi memang tidak mampu membeli rumah dan negara ini juga kekurangan pasokan rumah murah. Kementerian Perumahan berencana menyediakan 230 ribu rumah murah bagi keluarga berpenghasilan kurang dari enam ribu riyal sebulan.

Kementerian Perumahan berharap menyediakan seratus ribu rumah murah tahun ini dan 300 ribu lainnya dalam beberapa tahun mendatang. Kementerian menjelaskan bakal menambah lahan buat proyek-proyek permukiman lewat pemberlakuan pajak atas tanah kosong. Lantas pendapatan dari pajak atas tanah tidak digunakan itu bakal dipakai buat mendanai proyek perumahan.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Saudi pasok minyak ke Sudan buat atasi kelangkaan

Kelangkaan dirasakan sejak awal bulan lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

18 Mei 2018

TERSOHOR