bisnis

Arab Saudi izinkan pemodal asing miliki sepuluh persen saham di satu perusahaan

Agar memenuhi syarat sebagai QFI, institusi asing kini hanya perlu mempunyai manajemen aset paling sedikit 3,75 miliar riyal (US$ 1 miliar), dibanding kebijakan sebelumnya yakni 18,75 miliar riyal.

03 Mei 2016 11:50

Untuk meningkatkan iklim investasi, Otoritas Pasar Modal Arab Saudi (CMA) hari ini bilang pihaknya akan melonggarkan soal batas kepemilikan asing dalam bursa saham di negara itu.

Berdasarkan skema Qualified Foreign Institutions (QFI), tiap pemodal asing dibolehkan membeli saham secara langsung, diizinkan menguasai maksimal sepuluh persen saham di satu perusahaan Arab Saudi.

Dalam aturan sebelumnya, tiap investor luar negeri bareng afiliasinya hanya boleh memiliki maksimal lima persen saham di perusahaan terdaftar di Bursa Saudi.

Agar memenuhi syarat sebagai QFI, institusi asing kini hanya perlu mempunyai manajemen aset paling sedikit 3,75 miliar riyal (US$ 1 miliar), dibanding kebijakan sebelumnya yakni 18,75 miliar riyal.

CMA menjelaskan aturan baru soal investasi dan waktu pemberlakukannya bakal diumumkan di akhir semester pertama tahun depan.

CMA juga telah menyetujui soal pemberlakuan pinjaman sekuritas dan penjualan saham kosong. Aturan mengenai dua hal ini akan dikeluarkan sebelum akhir paruh pertama 2017.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus