bisnis

UEA dan Qatar negara paling menarik untuk investasi infrastruktur

Arab Saudi di posisi ke-15, turun tiga peringkat dibanding 2014.

04 Mei 2016 20:35

Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar masih termasuk tiga negara paling menarik di dunia bagi para investor properti, menurut hasil penelitian lembaga konsultan Arcadis.

Dalam laporan Indeks Investasi Infrastruktur Global, Arcadis menempatkan UEA di posisi kedua dan Qatar di peringkat ketiga setelah Singapura. Peringkat dua negara Arab Teluk itu tidak berubah sejak 2014.

Arcadis menjelaskan meski rendahnya harga minyak berpengaruh terhadap penanaman modal di bidang infrastruktur, negara-negara dengan linkungan bisnis aman, sektor keuangan stabil, dan pertumbuhan ekonomi kuat masih diminati.

Perusahaan konsultan desain, teknik, dan manajemen asal Amsterdam, Belanda, itu menekankan faktor-faktor jangka pendek, seperti devaluasi mata uang, harga komoditas, dan isu-isu keamanan bisa menjadi ganjalan bagi investasi.

"Prioritas-prioritas untuk Qatar termasuk sistem baru bagi transportasi dan peningkatan konektivitas di negara itu," kata Samir Daud dari Arcadis.

Laporan terbaru ini menempatkan Arab Saudi di posisi ke-15, turun tiga peringkat dibanding 2014. Namun Daud bilang ada potensi besar bagi negara Kabah itu untuk naik lagi setelah pemerintah Saudi bulan ini mengumumkan Visi 2030.

Indeks Investasi Infrastruktur Global bikinan Arcadis dilansir saban dua tahun, berisi peringkat 41 negara berdasarkan tingkat minat investor di bidang infrastruktur.

Pengguna iPhone. (Yeni Safak)

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Kota di Turki hentikan pemberian izin bagi McDonald's dan Burger King

Presiden Amerika Donald Trump kemarin menaikan tarif impor aluminium dan baja asal Turki masing-masing sebesar 20 persen dan 50 persen.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Hurriyet Daily News)

Turki akan boikot produk elektronik Amerika

Hubungan kedua negara memburuk lantaran Turki menahan Pastor Andrew Brunson dari Amerika sejak Oktober 2016.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Iran tawarkan diskon harga minyak ke Asia

Amerika berencana melarang Iran menjual minyaknya ke pasar internasional mulai 5 November mendatang.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

17 Agustus 2018

TERSOHOR